oleh

Polisi Kawal Pembongkaran Sembako Di Pelabuhan Batas Batu Kenyam

 

Kenyam – Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen, S.IK meminpin langsung pembongkaran dan pengawalan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) milik H. sahabudin (Toko Sumber Grosir) dan Bapak Harun Jamaludin (Kios Asyyifa) dari Pelabuhan Batas Batu menuju Kota Kenyam, Kabupaten Nduga (04/08/2022).

Kapolres Nduga AKBP Rio Alexander Panelewen, S.IK menjelaskan, Tugas ini merupakan Operasi kemanusiaan dan Kegiatan pengawalan ini Tidak dipungut biaya dengan syarat Para pedagang tidak boleh menaikkan harga bama di Kabupaten Nduga.

“Demi ketersediaan bahan pangan di kota kenyam dan Ini merupakan tanggung jawab kita, sebagai aparat keamanan. Atas nama masyarakat kota kenyam Kapolres Nduga dan Pimpinan Ops Damai Cartenz ucapkan terimakasih banyak kepada Personil yang terlibat,”ungkap Kapolres.

Lanjut dikatakan AKBP Rio Alexander Panelewe, TNI/Polri akan terus memberikan pelayan semaksimal mungkin agar semua kebutuhan Masyarakat yang terkait dengan Sembako atau hal lainnta yang ada di Kabupaten Nduga dapat terpenuhi dengan baik.

Ditempat yang sama Pelilik Kios Asyyifa Bapak Harun Jamaludin memberikan Apresiasi kepada pihak kemanan TNI/Polri yang sudah membantu Masyarakat dengan memberikan rasa aman dan jaminan keselamatan saat melakukan penjemputan Sembako di Pelabuhan Batas Batu.

“Terima kasih kepada pihak kepolisian atas pengamanan yang diberikan. Ini menjawab persoalan yang terjadi di Nduga khususnya Ketersediaan Bahan Makanan yang Kondisinya saat ini sangat sedikit,” tutur Bapak Harun Jamaludin.

Disisi lain, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH berharap ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Nduga dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

“Kita harap kebutuhan akan bahan makanan dapat segera tercukupi, oleh karena itu kolaborasi Polri bersama Pemda serta pihak-pihak terkait lainnya dalam memelihara situasu kemanan di Kabupaten Nduga tentunya akan berdampak kepada stabilitas Kamtibmas maupun roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Nduga,” jelas Kamal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *